Kotak Surat

Malam ini saya membuka kotak surat. Lalu saya terpaku pada sebuah kertas yang isinya adalah pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh beberapa orang.

Suatu malam di tahun 2014 : apa yang Anda harapkan dari “semua ini” dan apa yang membuat Anda bertahan? Saya lupa jawaban apa yang saya berikan waktu itu. Tapi malam ini saya kembali berpikir akan pertanyaan tersebut.

Saya tidak pernah meminta untuk berada dalam situasi tersebut. Terbayang sedikitpun tidak sama sekali. Saya pun sampai sekarang belum mengerti apa yang Allah rencanakan melalui jalan tersebut. Yang terus saya yakini adalah, bahwa jalan ini adalah sarana saya yang Allah tunjukkan untuk memperbaiki diri.

Satu-satunya harapan dari “semua ini” adalah agar saya dapat terus bertahan dalam “semua ini” tersebut. Saya tidak berani berharap jalan ini memberikan banyak hal untuk saya. Justru saya sekarang menjadi bertanya-tanya, apa yang sudah bisa saya berikan?

Lalu apa yang membuat saya bertahan selama ini? Berbaik sangka pada Allah yang telah menunjukkan jalan ini. Meskipun awalnya penuh gejolak (kok lebay -_-), di 2014 pertengahan sempat putus asa, dan lika liku lainnya.. Namun saya tetap yakin bahwa Allah memang sedang menuntun saya untuk menjadi orang yang lebih baik lagi, dengan semua ini.

Kemudian saya membuka surat selanjutnya. Saya tersenyum. Terima kasih, ya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s